use-outdoor-1080x675

Menurut eMarketer pada tahun 2019 Indonesia disebut sebagai negara yang memiliki pangsa pasar media advertising terbesar di Asia Tenggara dengan potensi nilai sekitar 3.2 miliar USD. Hal tersebut didukung data yang memperlihatkan peningkatan total alokasi dana yang digunakan untuk media advertising dari 2.5% pada tahun 2015 yang kemudian diperkirakan meningkat menjadi 3.0% pada tahun 2020.
Saat ini secara teknologi media OOH kian berkembang dengan pesat seiring dengan meningkatknya persaingan pasar, banyak perusahaan media OOH yang kini beralih dari penggunaan media static menjadi digital signage dan layar LCD. Media out of home menawarkan media yang dapat menjangkau audience yang lebih segmented dan dapat mendorong mereka untuk “go online” mencari informasi yang lebih dalam mengenai konten yang mereka saksikan. Berikut adalah trend media out of home di 2019.

Potensi untuk mendorong “Mobile Location Marketing”
Seiring dengan perkembangan media OOH, data yang diperoleh dari audience dapat dimanfaatkan untuk menyesuaikan konten agar pesan yang disampaikan dapat disesuaikan dengan demografi audience tersebut. Dengan menerapkan Mobile Location Marketing media OOH dapat menampilkan konten yang lebih personal dan diminati oleh para audience.

Programmatic Media buying
Salah satu trend yang menarik adalah munculnya programmatic media buying yang menawarkan automatisasi dalam perkembangan industri media out of home. Sistem ini memberikan kemudahan bagi pengiklan dengan mengintegrasikan antara mobile ads dengan iklan di media OOH sehingga campaign dapat diterima secara efektif oleh target audience.

Media yang terintegrasi dengan data
Penggunaan data dalam industri out of home akan semakin dibutuhkan. Dengan data tersebut, brand dapat menentukan iklan seperti apa yang akan ditampilkan, atau yang lebih dikenal dengan dynamic content. Konten tersebut dapat disesuaikan dengan karakteristik audience sehingga iklan yang ditampilkan dapat menjadi lebih personal.

Berkembang seiring dengan konsep “Smart Cities”
Area perkotaan memilik berbagai infrastruktur yang turut mendukung aktifitas masyarakat. Wilayah ini memiliki tingkat aktifitas masyarakat yang sangat tinggi, masyarakat perkotaan cenderung menghabiskan waktu diluar rumah sehigga membuat adanya kesempatan bagi penyedia media out of home untuk menjangkau mereka. Beberapa kota besar Eropa sudah mulai terintegrasi dengan internet sehingga memunculkan kesempatan baru bagi media out of home untuk berinovasi. Perkembangan teknologi ini memungkinkan untuk mengintegrasikan infrastruktur dengan media OOH. Trend ini sudah diimplementasikan di Indonesia dengan cara mengintegrasikan media OOH dengan moda transportasi KRL Commuter Line yang beroperasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
(Source: AMG Marketing Research Team)

Leave a comment